Diskusi yang Menegangkan

962 Words

Nando duduk di ujung meja kayu panjang tempat mereka biasa rapat. Tatapannya menyapu seluruh ruangan, memperhatikan satu per satu anak buahnya—termasuk Elang yang berdiri dengan wajah serius. Di sisi lain, Delima duduk tenang, tapi jelas pikirannya sedang penuh. "Gimana laporan terakhir dari mereka, Lang?" tanya Nando, suaranya tenang tapi tegas. Elang membuka map di tangannya, menarik napas pelan. "Mereka udah makin dekat ke wilayah kita. Sepertinya mereka sengaja mau mancing kita buat gerak dulu. Kalau kita terpancing, mereka punya alasan buat nyerang terang-terangan." Nando mengetukkan jarinya ke meja, berpikir dalam diam. Suasana ruangan makin berat. Semua tahu, satu langkah salah saja bisa berakibat fatal. Delima yang sejak tadi diam akhirnya angkat bicara. "Kalau kita ubah car

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD