Faye 64

2359 Words

Faye yang setengah tertidur langsung terbangun. Matanya membesar saat melihat jari Xander sedikit bergerak di atas selimut. Karena kesadarannya belum benar-benar pulih, samar-samar ia melihat bibir Xander terus bergerak mengatakan sesuatu yang kurang jelas. Seumur hidup, meski sempat tinggal bersama sebagai sepasang suami istri, Faye tidak pernah mendengar igauan Xander. Pria itu tidur terlalu hening, rapi, dan hampir tidak ada celah untuk bisa merendahkan harga dirinya. Dan untuk pertama kali, Faye menyaksikan sendiri. Ia sempat heran dan bingung, apakah karena Xander kelelahan, ataukah ia bermimpi buruk? “Xander?” panggil Faye setengah berbisik. Kelopak mata pria itu berkedip perlahan, seolah berat untuk dibuka. Butuh beberapa detik setelahnya ia membuka mata setengah, tapi masih t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD