Bab 45

1073 Words

Mobil hitam yang ditumpangi Roby dan Lidia nampak bergerak mendekati gerbang besar sebuah rumah. Mobil itu kemudian berhenti di depan gerbang dari rumah besar bergaya modern-minimalis milik Roby Darmawan. Senja menurunkan warnanya dengan lembut, cahaya keemasan matahari yang mulai meredup jatuh menyapu dinding kaca, kusen kayu, dan garis-garis arsitektur rumah itu, membuatnya tampak hangat meski berkesan megah. Pagar otomatis bergeser membuka jalan, memberi akses bagi mobil yang perlahan masuk ke carport. Begitu kendaraan berhenti, sopir segera turun, dengan sigap membukakan pintu belakang. Roby keluar lebih dulu—posturnya tegap, langkahnya tenang namun bahunya terlihat sedikit kaku, menandakan kelelahan yang dipendam. Wajahnya tetap menyimpan ketenangan khasnya, tapi sorot matanya sepert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD