59 Kencan Kedua

1766 Words

Tangan Indah ditarik oleh suaminya hingga sudah menaiki beberapa anak tangga. "Eh eh, Bang. Kok aku ditarik gini sih? Katanya kita mau kencan, kok balik ke kamar sih?" Indah sudah tentu protes. Sudah dandan cantik tapi malah kembali lagi ke laptop, eh salah deng. Maksudnya ke kamar. Kan dandanannya jadi mubasir. "Lebih baik kita kencan di kamar kita aja, ketimbang aku harus ngebiarin orang lain ngeliat itu kamu. Kan punya kamu gede montok gemesin, Yang. Kamu sadar gak sih?" Nathan melepaskan tangan Indah untuk mengusap wajahnya sendiri. "Nih dari tempat aku berdiri aja udah bisa ngeliat sebagian itu kamu, apalagi orang lain?!" Nathan masih mengomel dan menunjuk dengan gemas ke arah d**a istrinya, karena ekspresi wajah Indah yang seperti bayi tak berdosa. "Baju ini emang kayak gini mo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD