Jalan Berbeda (3)

1019 Words

Edelweis dan Siska berdiri mematung di depan bos mereka. Alfin. Alfin sebenarnya sudah sering mendapat laporan tentang dua orang pegawainya ini. Dua orang pegawainya ini sering cekcok karena masalah sepele. Namun Alfin tetap membiarkan, dia sedang malas ikut campur.  Namn ternyata keputusannya untuk membiarkan masalah ini, malah makin berlarut. Dua orang ini sudah saling menyerang fisik. Dan itu terjadi di kantor ini.  Alfin merasa kepalanya berdenyut-denyut. Dia duduk memutar-mutar kursinya, sambil memijat kepalanya.  "Kalian tahu kenapa kalian ada di sini?" tanya Alfin. "Edel menyerang saya lebih dulu Pak," kata Siska. "Kepala saya masih terasa sakit sampai sekarang. rasanya seluruh rambut saya akan tercabut dari akarnya." Siska kini pura-pura memegang kepalanya, wajahnya seperti ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD