"sampai kapan Hani harus tutup mata kayak gini? Kita mau kemana sih?!" "jangan cerewet sayang! Ikuti saja langkahku" "Ya tapi.." "sssttt.. Kita sudah sampai. Apa kamu siap?" Jantung Hani berdebar tak karuan ketika Bara membuka penutup mata yang menutupi matanya sejak tadi mereka berada di dalam mobil setelah keluar dari kantor Bara. Siang ini adalah hari terakhir Hani menerima hukuman dari Bara setelah pria itu 'memasukinya' dua kali di atas meja kerja sang suami. Dan kini, waktu sudah menunjukkan pukul dua siang yang berarti mereka sudah melewatkan jam makan siang mereka. Bara mengajaknya ke suatu tempat yang Hani tidak tahu kemana. Yang pasti pria itu mengancam Hani kalau sampai Hani membuka penutup matanya, jangan salahkan Bara jika Bara kembali menambah jangka waktu hukuman Han

