BAB 18

1315 Words

“Kamu sengaja kabur hari itu karena takut profesionalisme kamu terganggu, kan?” Valen menghadang langkah Thalia di area parkir luar gedung ATS saat Thalia hendak pulang. Thalia mendadak menghentikan langkah kakinya tepat di samping mobil sedan hitam miliknya. Jemari tangannya yang baru saja hendak membuka pintu mobil membeku seketika. Di bawah pendar temaram lampu tiang parkiran gedung ATS yang sepi, sosok Valen berdiri tegap hanya dalam jarak dua meter darinya. Kapten pilot itu sudah melepaskan jas dinasnya, menyisakan kemeja putih berlengan pendek dengan dasi hitam yang sedikit dilonggarkan di leher. “Kapten Valen?” bisik Thalia, membelalakkan matanya terkejut. “Bagaimana bisa Anda ada di area parkir khusus pegawai ini?” “Akses parkir umum penuh, jadi saya minta izin petugas jaga di d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD