RR.41 (++++)

2858 Words

Raja mendorong pintu kaca restoran perlahan. Suara lonceng kecil di atas pintu membuat Bella mendongak. Sesaat, pandangan mereka bertemu. Bella buru -buru menunduk, pura-pura sibuk mengaduk jus stroberinya yang tinggal setengah. Raja tersenyum tipis lalu berjalan mendekat. Ia menarik kursinya, duduk kembali di hadapan Bella. "Maaf ya, agak lama. Ternyata banyak yang mau peluk Ratu sebelum dia masuk." Bella mengangguk pelan, senyum tipis terlukis di bibirnya. "Nggak apa -apa, Raj. Aku lihat dari sini kok … kamu sama keluargamu keliatan hangat banget." Raja terdiam sejenak, menatap Bella dengan penuh kelembutan. "Kamu juga bagian dari kehangatan itu, Bell. Suatu hari nanti … aku mau kamu ikut berdiri di sampingku kalau ada momen kayak tadi." Bella langsung menunduk lagi, wajahnya memanas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD