Bab 117

1051 Words

Di salah satu kamar hotel mewah yang telah disiapkan khusus oleh Marinka—kalau-kalau Lara benar-benar datang—kini gadis itu duduk di tengah ruangan yang wangi bunga dan hairspray. Kamar itu luas, didominasi warna krem dan emas. Tirai tinggi menjuntai sampai lantai, membiarkan cahaya lampu kota masuk samar dari balik kaca tebal. Di depan cermin besar berbingkai ukiran klasik, Lara mematung. Gaun merah menyala membalut tubuhnya dengan pas. Tidak berlebihan, tetapi tegas menonjolkan siluetnya. Kulit putihnya tampak bercahaya, seolah warna merah itu memang diciptakan untuknya. Rambutnya disanggul rapi, dengan poni yang disisir menyamping dan beberapa helaian tipis yang sengaja dibiarkan jatuh di sisi wajah, memberi kesan lembut. Anting panjang berkilau di telinganya. Kalung berlian melingka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD