Obrolan hangat

1172 Words

Davin dan Selena masih terhanyut dalam suasana. Keduanya saling memberikan sentuhan-sentuhan kecil. Lelaki itu tampak masih enggan untuk melepaskan bibir mungil milik Selena dan masih sangat menikmati apa yang mereka lakukan sekarang. Hingga gadis itu mulai bersuara lirih. "Vinh, stop please," Selena hampir saja kehabisan napas karena perlakuan Davin. Lelaki itu terkekeh saat melepas bibir Selena perlahan, kemudian masih menghadiahkan satu kecupan yang cukup lama pada gadis itu. "Kamu juga seperti ini pada gadis-gadismu terdahulu?" Sorot api cemburu tiba-tiba saja tercipta di mata Selena. Davin tertawa kecil menanggapi kecemburuan kekasihnya itu. Rasanya dia semakin gemas saat melihat Selena mulai menunjukkan kekesalan dan ingin mengetahui kehidupan percintaannya terdahulu. "Aku ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD