Coklat Panas

1268 Words

Sepanjang perjalanan pulang, hal tentang Selena seolah memenuhi pikiran lelaki itu. Sejak dekat kembali dengan gadis itu, sepertinya Davin sudah tidak memiliki waktu untuk memikirkan wanita lain. Termasuk Vidia yang mengkhianatinya terakhir kali. Tadi saat kembali ke rumah, dia hanya mengganti mobil dan berpesan pada pak Han untuk mengurus selebihnya. Dia benar-benar tidak sabar untuk bertemu dengan wanita kesayangannya itu. Padahal baru beberapa jam saja tidak bertemu. Suasana jalanan sangat lengang. Davin tidak tahu mengapa hal itu terjadi. Biasanya kepadatan kendaraan kerap terlihat, termasuk saat dia berangkat ke hotel Grand YSL beberapa jam yang lalu. Tanpa sengaja Davin melihat beberapa pasangan tengah berjalan kaki di trotoar dan hal itu semakin mengingatkannya pada sosok Sele

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD