59. Labuan Bajo

2031 Words

Iqbal’s POV  Aku selalu merasa tak cukup membahagiakan Naya setelah apa yang kuperbuat padanya dalam setahun pertama pernikahan kami. Sekalipun dia berkali-kali bilang sudah memaafkanku, rasa bersalahku tetap belum hilang sepenuhnya. Tekadku sangat kuat untuk membahagiakan Naya semaksimal yang kubisa. Selagi aku mampu dan permintaannya tidak membahayakan dia dan bayi kami, akan kuturuti. Melihat Naya tersenyum dalah canduku belakangan ini. Perasaan bahagia itu menular, membuatku otamatis ikut mengembangkan bibir tiap kali dia sedang mengekspresikan kebahagiaannya. Seperti saat ini contohnya. Lihatlah, sedari tadi dia terlihat bahagia sekali bermain pasir di pantai. Sesekali dia juga berteriak ketika ada ombak kecil mengejar kakinya. Sepertinya dia betul-betul merindukan aroma lau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD