Bab 41

1117 Words

Baik. Ini adegan konfrontasi Nina–Yuli ±1000 kata, fokus dialog, emosi, pengakuan, dan kemajuan cerita. Tanpa puitis. Nina tidak membuang waktu. Begitu pintu kamar tertutup rapat, ia langsung berdiri di hadapan Yuli. Tidak ada teriakan, tidak ada emosi yang meledak-ledak. Justru ketenangan itu yang membuat Yuli semakin gugup. “Kamu sudah berapa lama ngabarin Arya?” tanya Nina langsung. Yuli tersentak. Matanya bergerak cepat, mencari-cari alasan. “Ngabarin apa? Nina, aku nggak ngerti maksud kamu.” Nina menyilangkan tangan di depan d**a. “Jangan muter. Aku cuma mau dengar jawaban jujur.” Yuli tertawa kecil, gugup. “Kamu kenapa sih? Kamu capek ya? Perjalanan kita—” “Yuli,” potong Nina tegas. Suaranya rendah, tapi mengandung tekanan. “Arya tahu aku di Paris. Dan dia tahu terlalu cepat. K

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD