"Apa?" tanya Alisha, karena Elnathan sengaja menggantung kalimatnya. Sengaja sekali membuatnya penasaran. "Ya, kamu tahu sendiri artinya." Elnathan malah mengusili Alisha, bukan menjawab dengan benar. Alisha pun kesal dan memilih diam. Mau tidak mau dia berangkat bersama Elnathan, namun di sepanjang perjalanan Elnathan tidak bicara apa-apa lagi. 'Katanya ada yang perlu dibicarakan? Tapi kenapa dia malah diam saja?' Alisha menggerutu dalam hati. Sesekali ia melirik Elnathan, namun buru-buru memalingkan wajahnya karena takut ketahuan. "Soal kemarin siang ...," ujar Elnathan tiba-tiba, atau mungkin merasa Alisha melirik-lirik padanya sejak tadi. "Aku memang makan siang dengan seorang perempuan, namanya Arumi," lanjut Elnathan. 'Oh, namanya Arumi.' Alisha membatin. "Kenapa diam saja?"

