Jangan Ikut Campur

1544 Words

Saat Rangga dan Alya, saling berhadapan. Tanpa mereka sadari ada seseorang yang memperhatikan mereka sejak tadi. Pria dengan kemeja hitam, kini sedang berdiri tidak terlalu jauh dari mereka. Tangan pria itu terkepal dengan kuat, rahangnya mengeras. Melihat Alya dan Rangga begitu dekat, matanya memerah seolah menahan amarah. Ia pun melangkahkan kakinya untuk mendekati Alya. "Alya..." Rangga dan Alya pun segera menoleh, saat mendengar suara yang memanggil nama Alya. Mata Alya, melebar sempurna, saat dia melihat mantan kekasihnya sedang berdiri di hadapannya. Sedangkan Rangga langsung melepaskan tangannya dari wajah Alya. Dia sedikit memutar tubuhnya agar menghadap Evan. "Mau ngapain lu ke sini?" Tanya Rangga yang langsung maju satu langkah dari Alya. "Alya aku mau ngomong sama ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD