⚠️Kau Candu Paling Liar yang Tak Bisa Kulepaskan⚠️

1049 Words

"Aku nggak bodoh, Alvaro." Suara Arielle pelan, tapi jelas. Tubuhnya masih terbaring dengan selimut menutupi bagian dadanya. Rambutnya acak-acakan, pipinya merah karena baru saja disentuh terlalu dalam dan terlalu lama. Tapi tatapannya tak lagi malu-malu. Ia menatap pria yang duduk di pinggir ranjang itu, menatap tajam dengan sisa nafas yang belum teratur. "Kau menyembunyikanku di sini. Kau selalu pergi dengan alasan keamanan. Tapi kau nggak pernah benar-benar menjelaskan... siapa musuhku?" Alvaro tak langsung menjawab. Ia menunduk, menatap bekas cakaran kecil di dadanya. Bekas yang ditinggalkan Arielle semalam. Ia mengusapnya pelan, seolah itu tanda milik yang menyenangkan. "Aku tak ingin membuatmu takut," jawabnya datar. "Kau nggak perlu tahu semuanya." "Jadi aku ini apa? Tawanan? I

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD