Andai pikiran Lauritz berjalan layaknya manusia normal, tentu dia akan menolak permintaan Yuta untuk mengantarnya pulang di tengah malam seperti ini. Namun, berhubung Lauritz memang unik menjurus aneh, dia segera menyanggupinya tanpa perdebatan sama sekali. Tentu saja hal itu didasari rasa penasaran Lauritz yang tidak sanggup ditahan lebih lama lagi. Dia harus segera mencari tahu asal aroma yang melekat pada tubuh Yuta. Lauritz sendiri yang mengantar Yuta ke tempat kos gadis itu. Tentu ada pengawal pula yang mengikuti dengan mobil lain karena Lauritz memang tidak pernah bepergian sendiri demi keamanannya. Tiba di tempat kos Yuta, keduanya segera masuk ke kamar gadis itu. Hanya berdua saja agar tidak terlalu menimbulkan keributan mengingat sekarang sudah dini hari. Yuta masuk ke kamarnya
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


