45. Sebuah Nama Cantik

2061 Words

“Kamu kenapa terlihat kebingungan begitu, Ral?” Noe yang baru selesai mandi terkejut melihat Raline ada di kamarnya, tetapi hanya berjalan mondar-mandir sambil tertunduk. Mendengar suara Noe, langkah Raline langsung terhenti. Ia berbalik badan, lalu menatap Noe malu-malu. “Saya bingung mau tidur di mana.” “Saya kira kamu akan tidur di kamar Sera.” “Tadinya begitu." Raline meringis kecil sambil menggeleng. "Tapi anak itu malah bertingkah. Dia enggak kasih saya tidur di kamarnya.” “Sera suruh kamu tidur di sini bersama saya ya?” tebak Noe hati-hati. “Iya. Emang adik kurang ajar dia itu,” gerutu Raline keki. “Sudah, tidak apa.” Noe coba menenangkan Raline yang terlihat gusar. “Saya bisa tidur di sofa. Kamu tidur saja.” “Jangan gitu, Pak. Saya enggak tega juga kalau Bapak tidur di sofa.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD