Jangan Tinggalkan Jejak

1120 Words

“Cukup nikmati dan jangan berontak,” bisik Bian. Kata-kata yang terdengan seperti ancaman mampu membuat Keyra diam. Saking takutnya dia sampai tidak bergerak sedikitpun. Hal itu membuat Bian merasa di atas angin. Persetan saat ini mereka ada di kantor, Bian sama sekali tidak perduli. Lagipula pintu sudah terkunci, tidak aka nada yang berani masuk tanpa seizinnya. Tindakkan Bian tidak mendapat balasan dari Keyra. Alih-alih membalas wanita itu justru semakin merapatkan mulutnya. Bukan niat menantang, hanya saja Keyra memang tidak mau memberi akses lebih kepada Bian. Selain itu, Keyra juga teringat cerita Chatrine soal gossip dirinya. Keyra tidak mau memberi makan gossip-gosip itu, apalagi kalau sampai ke telinga Devinka. Apa tidak akan runyam hidupnya? Merasa tidak mendapat balasan Bian p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD