Bab 3

758 Words
"Bekas apa ini?" Ethan bukan orang bodoh dan jelas tau apa belas yang ada di leher Angel. "Kau berselingkuh dan tidur dengan pria lain?" Dia semakin marah dan akhirnya mengerti kenapa semalam Angel tidak ada di kamarnya. "Murahann!" Angel kembali mendapatkan tamparan dari Ethan yang membuat kepalanya menjadi sakit. "Aku sudah katakan sebelumnya. Sayang, dia memang bukan wanita baik yang seperti kau pikirkan!" Ucap Camila yang memandang remeh ke arah Angel. "Sudah memiliki calon suami tapi tidur dengan pria lain, memalukan!" Lanjutnya. "Harusnya kata-kata itu untuk kalian, kalian memalukan, menjijikkan! Kau bahkan mau-maunya memiliki pria yang akan menikah dengan wanita lain, orang-orang akan menganggapmu w************n, pelakor sama seperti ibumu." Ucap Angel. Kemarahannya semakin menjadi ketika mereka memutar balikkan keadaan dan seakan-akan dialah pelaku dan mereka adalah korban. Camila sangat marah dengan perkataan Angel, dia bahkan ingin menamparnya namun Angel langsung di tangkap olehnya. Angel beebalik menampar Camila yang membuat dia terkejut. "Angel!" Teriak Ethan karena beraninya dia menampar kekasihnya. Angel tidak peduli bahkan juga menendang pusaka Ethan yang membuat dia semakin berteriak. Angel dengan buru-buru masuk ke dalam kamarnya dan menguncinya. "Brengsekk! Mereka berdua b******n!" Angel mengepalkan tangannya dan akhirnya menangis. Nasibnya dan ibunya sungguh tidak beruntung. Ibunya yang seharusnya menjadi pewaris perusahaan orang tuanya namun malah di tipu oleh suaminya sendiri bahkan di selingkuhi olehnya, karena stres, ibu dari Angel sampai sakit dan harus di rawat secara berkala di rumah sakit. Sekarang dirinya harus mengalami nasib sial, di mana dia di jodohkan dengan pria brengsekk. "Suatu saat nanti aku pasti bisa merebutnya, aku akan merebut semuanya dari kalian, aku juga akan pastikan kalian semua hancur." Gumamnya. Dia menangis sambil menahan rasa sakit yang masih menjalar di bawah inti miliknya. Berbeda di dalam kamar lain, Dante dengan santai menyalakan benda nikotin yang ada di dalam tangannya. Dia memandangi uang yang di tinggalkan oleh wanita yang semalaman bercinta dengannya. "Apa yang kau temukan?" Tanya Dante saat asistennya masuk ke dalam kamarnya. "Wanita yang bersama anda semalam bernama Angelina Sterling. Tuan." Ucap Dafa memberitahu. Dante mengerutkan dahinya karena mendengar nama Sterling. "Keluarga Sterling?" Beonya. "Dia calon tunangan Tuan Ethan." Ucapnya yang membuat Dante terkejut namun tertawa. "Tunangannya? Cukup menarik." Ucap Dante tersenyum miring. Dia menghisap benda nikotin dan menghembuskannya, dipikirannya terdapat suatu ide yang nakal karena beraninya ada yang meremehkannya di mana setelah meniduri wanita, justru dia yang dibayar olehnya. "Apa perlu Nona Angel di bawa kemari, Tuan?" Tanya asistennya. "Tidak! Biarkan saja." Ucap Dante. "Siapkan mobil, aku ingin pulang." Lanjutnya yang dimengerti oleh asistennya. Dia tidak akan melakukan apapun kali ini, namun bisa dipastikan jika dia akan bertemu lagi dengan wanita yang sudah baik di atas ranjangnya. ***** "Apa rencanamu, Ethan? Dia sepertinya sudah tidur dengan pria lain." Ucap Camila. "Jika Opa tau, mungkin dia akan murka dan itu tidak akan baik untukmu." Lanjutnya. "Dia sangat berani menghianatimu, aku sudah mengatakannya jika dia bukanlah wanita baik-baik. Lebih baik diriku karena aku hanya memberikan tubuhku hanya untukmu." Camila mengompori kekasihnya agar dia semakin mencintainya dan membenci Angel. Ethan mengepalkan tangannya, dia juga sangat marah ketika tau jika ternyata Angel benar-benar tidur dengan pria lain. "Pastikan Opa tidak tau soal ini lebih dulu sampai aku bisa mendapatkan bagianku, setelah menikah dengannya, akan aku pastikan dia menyesal karena sudah menyelingkuhiku." Ucap Ethan yang dimengerti oleh Mila. Dia tersenyum karena Angel dan ibunya memang tidak pantas mendapatkan apapun, dia akan merebut semua yang seharusnya menjadi milik Angel karena hanya dirinya yang pantas mendapatkan semuanya termasuk Ethan, cucu dari keluarga terkaya di negara ini. "Ngomong-ngomong, kau bilang jika pamanmu akan datang saat pertunanganmu dan Angel," ucap Mila. "Ya, memang seharusnya dia datang. Dia sangat sibuk dengan bisnisnya, aku harus menjadi kepercayaannya agar aku bisa mewarisi bisnis gelapnya dan menjadi orang yang ditakuti oleh kalangan bawah." Ucap Ethan. Dia memang sebisa mungkin ingin mendapatkan kepercayaan pamannya karena nantinya dialah yang juga akan membawanya menjadi bukan hanya orang terkaya, namun dia juga akan ditakuti dan dihormati oleh banyak orang. "Kau jangan terlalu dekat denganku jika paman datang, dia tidak suka penghianatan dan aku tidak mungkin memberitahunya jika aku memiliki kekasih dirimu, yang dia tau nantinya adalah Angel yang akan menjadi pasanganku." "Lalu kapan kau akan meresmikanku kepada semua orang? Kita tidak mungkin menjalani hubungan secara diam-diam seperti ini terus-menerus." "Kau harus menunggu, Sayang. Aku harus mendapatkan semuanya lebih dulu, setelah itu aku akan menceraikan Angel lalu menikah denganmu." Ucap Ethan yang membuat Mila tersenyum. "Jangan menyentuhnya, jika kau menginginkan bercinta, datanglah padaku." Mila menggoda Ethan yang membuat dia tersenyum. "Tentu saja! Dia sepertinya tidak bisa cara bercinta, tidak sepertimu yang sangat pandai di atas ranjang."
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD