Bab 4

907 Words
Angel dengan buru-buru ke rumah sakit dan memastikan ibunya baik-baik saja. Dia bersyukur karena ibunya memang dalam keadaan baik-baik saja. "Nona Sterling, sebenarnya Nyonya Diana sudah seharusnya melakukan terapi, jika tidak, kemungkinan buruk akan terjadi padanya." Ucap dokter yang biasanya menangani ibunya. "Bukankah selama ini ibuku memang sudah melakukan terapi?" Tanya Angel terkejut karena setau dia, ayah ya selama ini membiayai pengobatan ibunya. "Tuan Thomas menghentikannya sudah dari bulan lalu. Saya pikir anda sudah tau." Ucap dokter yang membuat Angel mengepalkan tangannya. "Tidak perlu meminta pengobatan apapun kepadanya, mama tau jika dia memberikannya, akan ada permintaan yang harus kau patuhi." Ucap Diana menyauti. Dokter yang mengerti meninggalkan mereka berdua di dalam ruangan. "Kau harus melakukan terapi, Ma! Jangan khawatirkan apapun, aku akan mengatakan kepada papa." Ucap Angel menenangkan ibunya. "Kau tidak perlu melakukan apapun, mama tidak ingin membebanimu." Diana menatap sendu ke arah putrinya karen merasa bersalah sendiri dengan kondisinya sekarang. "Hanya kau yang aku punya, Ma! Bagaimana kau mengatakan seperti itu." "Kau sama sekali bukan bebanku, aku senang memihatmu masih bisa melihatku menikah nantinya." Ucal Angel yang akhirnya membuat Diana menangis. "Jangan menikah dengannya! Dia bukan lelaki yang baik," ucap Diana memberitahu. "Aku tau! Tapi aku harus melakukannya," ucap Angel menahan sedak di dadanya. "Kau tau?" Diana terkejut karena putrinya ternyata sudah tau. "Apa yang kau tau?" Tanyanya. "Semuanya," jawabnya "Aku tidak memperdulikan apapun yang terpenting adalah kau mendapatkan perawatan untuk kesembuhanmu." "Bawa mama pergi dari sini saja, kita akan hidup berdua saja dan menjauh dari semuanya." Ucap Diana. "Tidak! Mama harus sembuh lebih dulu." Angel menolak karena tidak mau ambil resiko jika dia membawa ibunya dalam keadaan masih sakit. "Jika mama sedikit membaik, kita harus pergi dari sini, mereka semua adalah iblis dan tidak ada yang bisa di percaya." Ucal Diana marah namun Angel hanya mengangguk sambil memeluk ibunya. "Tidak, Ma! Bagaimana bisa aku meninggalkan semua yang seharusnya adalah milikmu, milik kita." Batik Angel. Meskipun dia belum tau bagaimana caranya, tapi dia harus tetap berada di sini jika ingin merebutnya kembali. Setelah menemui ibunya, Angel langsung pulang dan menemui ayahnya. Dia rasanya ingin memakinya karena telah menghentikan pengobatan ibunya. "Kau sudah keterlaluan," ucap Angel langsung memarahi ayahnya. "Kau menghentikan biaya mama, mama butuh terapi." Lanjutnya. "Tidak! Sampai kau menikah dengan Ethan nantinya." Ucap Thomas dengan santainya dan bahkan tidak menoleh sama sekali dengan Angel. "Kau sebenarnya papa yang seperti apa? Ethan berselingkuh dan tidur dengan Camila, tapi kau tetap ingin menikahkanku dengannya? Kau juga menghentikan biaya pengobatan mama, dia istrimu!." Ucap Angel yang benar-benar marah. "Kau tidak akan tau berapa pentingnya pernikahan ini bagi keluarga kita," ucap Sarah menyauti. "Diamlah! Aku tidak berbicara denganmu!" Angel muak dengan perempuan yang merupakan selingkuhan ayahnya ini. "Jaga perkataanmu! Dia ibumu." Thomas membela Sarah yang membuat dia tersenyum remeh kepada Angel. "Ibuku hanya satu dan dia bernama Diana! Dia adalah wanita tidak tau diri yang menghancurkan ibuku, kau juga sakitt karena memilihnya, kalian tidak tau malu karena semua yang kalian nikmati adalah milik ibuku." Ucap Angel. "Itu dulu! Sekarang tidak lagi, dan kau seharusnya bisa menerimanya, ayahmu tidak mengusirmu dan masih membiayai perawatan ibumu seharusnya kau sudah berterima kasih." Ucap Sarah. Angel mengepalkan tangannya, dia memang tidak bisa melkaukan apapun karena dia sudah pernah memprosesnya dan menyewa pengacara tapi dia kalah karena memang mereka memiliki bukti kepemilikannya secara sah. Dulu ibunya terlalu mencintai ayahnya sehingga mau di tipu olehnya dan mengalihkan semua hartanya kepada ayahnya. Saat sudah berada di tangan ayahnya, ayahnya malah dengan santainya mengajak selingkuhannya beserta anaknya untuk datang ke kediamannya dan membuat ibunya shock, stress sampai sakit. "Bayar terapi mama atau aku tidak akan mau menurutimu." Ucap Angel menatap tajam ke arah ayahnya. "Kau tidak bisa mengancamku karena di saat kau macam-macam dan membuat pernikahanmu dan Ethan batal, maka bukan hanya hidupmu yang aku buat menderita, tapi ibumu akan keluar dari rumah sakit dan aku pastikan jika tidak ada rumah sakit yang menerimanya sampai dia akhirnya mati dengan sendirinya." Ucqp Thomas. "Kenapa kau jadi begini? Aku putrimu, putri kandungmu, mama yang membuatmu menjadi orang di hormati tapi kau membalasnya dengan seperti ini." Angel berteriak dan menangis karena ayahnya benar-benar kejam. "Sedari awal ayahmu tidak mencintai ibumu, dia hanya mencintaiku, kau lahir karena ibumu menjebak Thomas agar kau bisa tumbuh di rahimnya, jadi kau bisa berfikir sendiri kenapa ayahmu berlaku seperti ini kepadamu." Ucap Sarah yang juga marah. "Jika kau tidak suka kenapa tidak kau ceraikan! Kau membuat hidupnya menderita." "Sayangnya keluarga ibumu yang memaksaku, kini kau harus merasakannya dan patuhlah jika tidak ingin menderita dan ibumu mati." Ucap Thomas tidak pesuli dan langsung pergi dari sana. Dia muak dan malas membahas soal ini karena memang dia sangat membenci istri pertamanya dan anaknya ini, "Di sini ibumu yang pelakor! Dia merebut Thomas dariku dan memaksa dia untuk menikahinya, dia sebenarnya adalah wanita jalangg yang sesungguhnya karena rela naik ke atas ranjang pria yang sama sekali tidak pernah menginginkan dirinya." Ucap Sarah tertawa. Angel tidak tahan dan menampar wajah Sarah lalu pergi dari sana. "Anak sialan! Lihat saja kau akan semakin menderita, aku pastikan setelah Thomas mendapatkan kerja sama dengan perusahaan Sinclair, kau dan ibumu akan aku musnahkan." Gumam Sarah. Dia tersenyum miring sambil memegangi pipinya yang cukup panas karena tamparan Angel padanya. Meskipun begitu, ada raut puas karena rencananya berhasil di mana dia membuat Camila merebut hati Ethan dan menghasutnya agar mencintai Camila, Harga diri Angel akan terasa di injak karena nantinya sebagai seorang istri, setiap harinya dia akan melihat suaminya tidur dengan wanita lain, bukan dirinya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD