73. Tamu Malam Hari

1706 Words

Back to Ara’s POV Semakin hari kandunganku semakin besar. Aku mulai merasa mudah lelah, tetapi aku tidak boleh lemah. Keputusan lanjut studi diambil secara sadar dan aku paham betul dengan konsekuensinya. Aku tidak boleh menyerah dan harus berjuang sampai akhir. Hamil memang tidak mudah, ditambah lagi kuliah full, jelas semakin tidak mudah. Bersyukurnya, di antara semua kesulitan itu, aku memiliki suami yang sangat pengertian dan selalu mendukungku. Mas Davka sangat konsisten sejak awal menikah. Dia selalu membantu meringankan pekerjaan rumah ketika Bi Tini tidak masuk. Lebih dari itu, yang membuatku terharu adalah, dia selalu menanyaiku: aku sudah lelah atau belum? Sebenarnya, pertanyaan Mas Davka itu semi retoris. Jawabannya sudah pasti, aku sering merasa lelah, bahkan sekedar unt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD