Ekstra Part 2

2960 Words

Aku menatap bangga pada Rafan yang sedang menyampaikan sambutan sebagai Siswa dengan NEM tertinggi Ujian Nasional tahun ini. Dia berbicara sangat lancar di depan sana, membuatku tanpa sadar menitikkan air mata. Jadi begini yang di rasakan Ibu ketika dulu melihatku sambutan di depan banyak orang sebagai lulusan terbaik? Rasanya baru kemarin aku berjuang melahirkan anak itu, tetapi sekarang dia sudah lulus SMP. Waktu benar-benar berlalu dengan begitu cepat. “Anak kita, Ra ...” tiba-tiba saja, tangan Mas Davka terulur meraih sebelah tanganku. Aku menoleh, lalu mengangguk. “Saking senengnya sampai nangis,” lirihku pelan, lalu Mas Davka segera menyerahkan sapu tangannya. Saat ini, aku dan Mas Davka sedang menghadiri acara perpisahan siswa kelas tiga. Rafan sudah memberi bocoran kalau d

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD