Bab 12

1249 Words

Haris tidak berdebat. Ia hanya mengangguk, lalu mengantar Anita sampai ke depan kamarnya. “Beristirahatlah. Saya tidak akan memanggil kamu malam ini.” Anita menatapnya. “Terima kasih, Tuan.” Saat Anita masuk ke kamar, Haris berdiri beberapa detik di depan pintu sebelum akhirnya pergi. Ada sesuatu dalam dirinya yang mulai berubah, dan ia menyadarinya dengan jelas. Hari-hari berikutnya memperlihatkan perubahan yang semakin nyata. Haris mulai bersikap lebih terbuka. Ia mengajak Anita makan bersama tanpa alasan pekerjaan. Ia bertanya pendapat Anita tentang hal-hal kecil, bahkan tentang keputusan bisnis sederhana. Anita merasa dihargai, bukan sekadar sebagai pelayan. Suatu malam, listrik di sebagian mansion padam karena hujan deras. Anita sedang berada di dapur kecil saat lampu mati mendad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD