LAWAN, BUKAN KAWAN

1045 Words

Banyu dan Ranu menyimak ucapan Wira dengan serius. “Dia bernama Bagaskara,” ucapnya. Wira melanjutkan ucapannya. “Bagas ini memergoki saya di restoran tempat kita ketemu Ganika dan Nimas waktu itu. Tanpa sengaja, dia melihat saya keluar dari area private setelah Bapak Banyu dan Bapak Ranu keluar dari ruangan yang sama. “Dia mengenali Bapak Banyu dan ingin menemui bapak untuk membicarakan hal penting. Karena itu, dia mengikuti saya dan mengajak bicara. Bagas lalu menyampaikan niatnya tersebut.” “Hal penting apa?” Banyu mengerutkan keningnya. "Terkait lawan politik Adi Putra, Bondan Herdian," Terang Wira. "Ada apa dengannya?" gumam Banyu bingung. Wira kemudian menjelaskan lebih lanjut. "Dia menemukan fakta mengenai ancaman yang dilakukan Adi Putra. Bahkan, ada kemungkinan Bondan He

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD