Mahesa membenahi jasnya, di samping Mahesa duduk oma Aning di atas kursi roda, sementara di samping kanannya ada Syafa dengan balutan gaun berwarna putih, menampilkan lekuk tubuh sempurnanya. Syafa sudah memutuskan untuk hadir, dan mendampingi Mahesa di hari pernikahan suaminya itu. Syafa datang karena ia tidak ingin dianggap kalah, dan meratapi kekalahan. Syafa tetaplah Syafa. Dalam berbagai kondisi, ia akan tetap berkomitmen dengan harga diri. Sedang senang, kesal atau sedih, Syafa akan selalu menjunjung tinggi harga diri yang ia miliki. Mahesa mengikuti permintaan Iwa untuk tidak mengundang orang lain selain keluarga, selain itu Mahesa juga mengundang sebagian staf untuk datang. Seorang pembawa acara mulai membuka acara, d**a Mahesa sudah berdegup kencang. Sejak siang kemarin, Mahesa be