Chapter 54 - Malam Pengantin (21+)

1386 Words

Iwa melangkah keluar dari toilet setelah ia berhasil membersihkan seluruh makeup dan rambut kaku akibat acara tadi siang. Iwa melilitkan handuk besar pada tubuhnya, sedangkan handuk kecil di kepala. “Aaaa!” Iwa berteriak sambil memukul Mahesa bertubi-tubi, belum ia rasa cukup, Iwa mendorong Mahesa dejuat tenaga. “Keluar! Dasar om-om me...” Iwa menghentikan pukulannya, Mahesa yang melindungi kepalanya dari serangan Iwa dengan menggunakan kedua lengannya, mengintip, memastikan Iwa tidak lagi menyerangnya. “Kamu kenapa, Wa?” tanya Iwa bingung. Mata Iwa membulat, wajahnya bersemu merah. Iwa lupa, kalau Mahesa sudah menjadi suaminya. “A-Abang gak apa-apa?” Iwa membantu Mahesa bangkit, lalu mengusap pundak Mahesa sambil menyeringai, “maaf, Iwa lupa, kalau Abang sudah menjadi suami Iwa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD