Bab 77

1323 Words

Untuk menjaga kewarasannya, Maira pun memutuskan untuk tidak mengizinkan Yuna pergi bersama Devi, kecuali Jonathan datang dan mereka main bersama dalam pengawasannya. Maira tau, keputusannya itu terkesan egois, tapi ia pun ingin hati dan kewarasannya tetap terjaga. Buktinya dengan menerapkan cara seperti itu, Maira lebih bisa mengontrol emosinya dengan baik. "Kami mau ke minimarket bawah, kamu mau nitip sesuatu?" Tanya Jonathan. Setiap dua hari sekali, Jonathan datang untuk berkunjung. Meskipun sampai saat ini Yuna belum mempertanyakan status Jonathan untuknya, tapi Yuna bisa menerima kehadiran Jonathan dengan baik. "Tidak." Balas Maira. "Mom, mau es krim?" Kali ini giliran Yuna yang bertanya. "Tidak, sayang. Mom masih kenyang." Balasnya. "Baiklah. Kalau begitu kita pergi saja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD