Chapter 17

1470 Words

“Sampai jumpa, Alea.” “Bye, Alea.” “Sampai besok, Alea.” “Iya, sampai jumpa besok semuanya,” balas Aleana seraya melambaikan tangannya pada beberapa pegawai yang juga melambaikan tangan padanya. Setelah seharian bekerja, kini waktunya untuk pulang. Aleana pun mulai melangkahkan kakinya dengan hati riang di hari pertamanya bekerja. Walaupun terasa sedikit lelah, tapi Aleana merasa sangat bahagia. Hingga tanpa ia sadari, hari ini sosok Lutfi sama sekali tak muncul di benaknya. Senandung riang keluar dari bibir Aleana yang tengah tersenyum. Sesekali ia melompat kecil di tengah langkahnya seperti anak kecil yang baru mendapat permen. Padahal 3 tahun lagi usianya genap 30 tahun. Bukti bahwa hari ini ia begitu bahagia. Tak berapa lama kemudian, langkah Aleana terhenti ketika melihat sebuah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD