“Sir?” panggil Esme ketika Ethan tiba-tiba membisu di tengah pembahasan mereka. Pria itu menatap kosong entah ke mana, hingga membuat Esme bingung. “Apa Anda sedang memikirkan sesuatu, Sir?” tanya Esme saat kesadaran Ethan telah kembali. “Tidak,” jawab Ethan seadanya. “Sampai di mana pembahasan kita tadi?” “2 hari lagi dana untuk proyek di China bisa dicairkan. Jadi, kita tidak perlu menunggu sampai minggu depan, Sir,” ujar Esme. “Baguslah kalau begitu,” ucap Ethan. “Lalu, terus pantau perusahaan Ardhana. Kalau perlu, kirim beberapa orang untuk masuk ke perusahaan itu,” pinta Ethan. “Apa Anda mencurigai sesuatu dari perusahaan itu, Sir?” tanya Esme. “Tidak,” jawab Ethan singkat. “Baik, Sir. Saya akan melaksanakan perintah Anda,” ucap Esme tanpa bertanya kembali. “Dan jangan lupa un

