Malam Pertama

2230 Words

Gibran keluar kamar dengan perasaan campur aduk, salahkan saja bibirnya yang sudah berkata dengan lancang, dan bagaimana jika Starla akan terus menghindarinya? Jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam, dan Gibran masih duduk di ruang tamu sesekali menoleh ke arah kamar tamu yang di pakai oleh Starla. Sedari tadi Gibran benar-benar penasaran dan ingin melihat apakah wanita itu sudah tidur atau belum. Saat Gibran sudah memutuskan untuk menghampiri, ada seseorang yang memanggil namanya dan mengurungkan niatnya. "Mama belum tidur?" Tanya Gibran dengan suara pelan. Melihat mamanya tentu saja dirinya juga teringat dengan kata-kata yang di ucapkan oleh mamanya tadi pada Starla. "Mama nggak bisa tidur." Jawab Tasya seraya duduk di atas sofa di samping putranya. "Soal tau, mama minta maaf ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD