Tasya mengambil mangkok berisi bubur yang tadi di bawakan oleh Gibran. Tasya mencobanya terlebih dahulu sebelum memberikannya pada Starla, takut jika bubur itu tak layak untuk di makan teman putranya itu. "Saya bisa makan sendiri tan." Kata Starla pelan seraya beranjak untuk duduk. "Biar Tante aja yang suapin, kamu ini udah dewasa punya bekas luka di mana-mana, sebenarnya apa yang kamu lakukan." Jawab Tasya diikuti dengan cibiran pedasnya. Starla melirik lengannya yang baru saja ia lepaskan perbannya kemarin, jika di ingat-ingat dirinya memang sangat ceroboh hingga memiliki banyak bekas luka yang membuat semua orang tahu. "Aaa," Starla menatap ke arah sendok yang ada di depannya, sendok yang di ulurkan oleh Tasya yang ingin menyuapinya. Di meja makan Gibran memakan makanannya dengan

