Setelah selesai mandi Starla keluar dengan handuk yang melilit di tubuhnya, kakinya ia langkahkan ke arah almari dan mengambil kemeja milik Gibran yang akan ia pakai terlebih dahulu, karena memang bajunya tak banyak. Itupun karena Gibran membelikannya hampir setiap hari. "Gibran, sekalian ambilkan obat yang ada di tasku ya." Pinta Starla saat melihat Gibran berjalan ke arah ranjang untuk mengambil ponselnya. Gibran pun mengangguk pelan dan membuka tas milik istrinya, selain peralatan make up dan uang yang waktu itu ia berikan, tas istrinya benar-benar tak ada apa-apanya lagi. Gibran pun mengambil obat yang di maksud oleh istrinya, namun Gibran sedikit aneh karena ada satu obat yang tak pernah ia lihat sebelumnya. "Ini obat untuk apa?" Tanya Gibran seraya menghampiri istrinya yang sudah

