Extra Chapter

1957 Words

Suara ombak yang menggulung di atas pasir terdengar sangat menenangkan. Belum lagi siulan merdu burung yang saling bersahutan melintasi langit lalu hinggap di atas pohon. Angin pun bertiup sepoi-sepoi menerpa kulit dua orang yang tengah tertidur di teras kamar di atas kursi santai setelah melewati malam dengan penuh kehangatan, canda, dan kebahagiaan. Perlahan, sepasang mata indah itu terbuka. Mengerjapkan-ngerjap sejenak untuk menyesuaikan pantulan cahaya matahari pagi yang bersinar terang. Seulas senyum pun terbit di wajah cantik Alasya ketika melihat dadaa bidang tempatnya bersandar dan sepasang lengan kokoh yang memeluknya semalaman. Merasakan hembusan napas teratur yang menerpa kepalanya. Alasya lalu menengadah dan melihat Aldebaran yang masih tertidur pulas. Tangannya pun perlaha

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD