Bunda Ghina.

1063 Words

Kila hanya menyimak, matanya tak lepas menatap lekat ke arah Ghina. Ada rasa iba yang seketika menguar di dalam hatinya. Apa yang sudah Ghina alami, selama ini? Apa yang wanita berhati baik itu dapatkan, hingga nampak sekali kuka yang menganga lebar membuatnya takut dan trauma bila membahas perihal kekasih hati yang pernah dipilih? "Kak, apa benar Kakak baik-baik saja?" tanya Kila, suaranya pelan. "Kakak tidak terlihat demikian." Ia tidak ingin sampai menyinggung Ghina dengan bertanya seperti itu, tetapi tetap berusaha ada dan menegaskan bahwa Ibu sambungnya itu tidak sendiri. Ghina hanya tersenyum tipis. "Apa terlihat begitu, Sayang?" "Heum. Jika memang ada yang ingin disampaikan atau diceritakan, Kakak bisa mengatakannya padaku." Kila menawarkan jadi pendengar untuk wanita yang sud

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD