“Cla-Clarissa,” ucap pelan Alea. Seluruh kantin tiba-tiba membeku saat si ratu sekolah mendapat musibah akibat dari musuh bebuyutannya sendiri. Alea dan dua temannya juga ikut terdiam, melihat pakaian Clarissa yang kotor terkena sup. Tubuh Alea bergetar dan mundur. Dia takut sebentar lagi dia akan mendapat amukan lagi dari Clarissa seperti dulu. “Ada apa ini?” Suara yang memecahkan ketegangan terdengar. Para siswa yang terlibat insiden, segera menoleh ke arah suara itu. “Loh, kenapa baju Clarissa kotor semua?” tanya Bu Utari yang datang ke kantin karena hari ini dia bertugas sebagai pengawas kantin. “E ... ini, Bu. Tadi pas Alea ma—“ “Gak papa kok, Bu. Gak sengaja aja tadi Alea numpahin makanan saya.” Clarissa menatap Alea sambil tersenyum. “Bener kan, Lea?” “Num-numpahin? Tadi it

