Jangan Khawatir

1241 Words

“Harus gandengan juga?” “Iya lah. Biar semua orang tau kalo kita pacaran.” Alea mengerutkan keningnya. “Hemmm ... gak sekalian aja kamu umumkan di radio sekolah biar mereka cepet tau,” ucap Alea sambil tersenyum lebar. “Gak usah kayak gitu lah. Kita biasa aja ya. Yang penting saling jaga hati masing-masing aja,” lanjut Alea. “Lea, aku serius loh. Aku mau mereka tau kalo kamu milik aku. Aku gak mau mer—“ “Mereka udah tau. Kurang nempel apa kita selama ini? Jangan kayak anak kecil ah.” “Tuh, udah bel. Aku masuk dulu ya. Kamu mau langsung berangkat?” ucap Alea saat bel sekolah mulai terdengar. “Aku mau anterin kamu ke kelas.” Alea melepas napasnya sambi melihat Nathan yang tetap bersikeras ingin mengantarnya. “Ya udah, ayok ke kelas aku.” Alea akhirnya pasrah. Dia tidak mau merusak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD