Apa kaitannya dengan liontinmu dan Ares, juga liontin ular melilit tongkat milik si pembunuh?" Riani menghela napas saat meletakkan lima piring dan sendok, serta beberapa mangkok isi sayuran di atas nampan besar. "Itulah yang harus kita cari tahu, Steve." Riani berpikir sejenak. “Juga tentang Ares.” Steve mengambil alih nampan berat yang coba diangkat Riani, dan gadis itu beralih membawa gelas dan teko isi air. Keduanya menuju kamar Steve. Steve bertanya, “Kenapa dengan Ares? Kamu pikir dia yang membunuh Ajeng?” “Entahlah. Peristiwa pembunuhan baru terjadi setelah Ares pindah ke sekolah kita. Kamu ingat apa yang kukatakan tentang mayat Resti beberapa waktu lalu?” Steve berhenti melangkah, keningnya mengernyit. “Maksudmu Ares mencoba sekali lagi untuk memancing pembunuh itu?” “Itu k

