Eps. 40 Makan Bareng Yuk

1347 Words

“Sar, nggak apa-apa nih kita nggak ajak Karan? Sebenarnya kalau Rain nggak mau, kita bawa Karan saja nggak papa,” ujar Adrian dengan suara rendah, sambil masih teringat pada wajah sedih Karan yang memandangi mereka pergi tadi. Saat ini mereka sudah duduk di dalam pesawat, dan bahkan pesawat sudah tinggal landas, mengudara meninggalkan kota. Dari jendela, lampu-lampu kota terlihat makin kecil. Sari menoleh pada suaminya, wajahnya lembut namun tegas. “Aku juga sebenarnya nggak tega, Mas. Tapi aku harus tegas. Itu juga demi kebaikan Rainer dan Karan. Karena mereka sekarang kita tinggalkan, jadi mungkin mereka akan menjaga rumah bersama selama beberapa hari ini. Siapa tahu, dengan berada berdua saja, tanpa kita, mereka justru bisa lebih akur.” Adrian menarik napas panjang, lalu mengangguk p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD