BAB 29 - Duet

1081 Words

"Tunggu!" Semua mata tertuju pada suara itu, seorang pria dewasa berdiri dan berjalan mendekati Tanisha dan juga Dika. Semua bertanya-tanya apa yang akan dilakukan oleh Sabda. Kenapa dia menunda acara yang sudah di tunggu-tunggu para mabar? Berjalan dengan gagahnya, sebelah tangannya masuk ke dalam celana. Tanisha mengeryit melihat langkah Sabda yang semakin lama semakin mendekat. Tanisha mendongakkan kepalanya ke atas, menatap Sabda yang kini berdiri tepat di depannya. "Kenapa om?" tanya Tanisha. Sabda menoleh ke arah Dika dengan tatapan sengit. "Ada yang mau saya bicarakan," ucap Sabda dengan suara baritonnya. Suasana pun berubah menjadi sengit, seolah ada perang dingin antara Sabda juga Dika. Para panitia dan Mabar pun ikut tegang, tapi tidak dengan Dika yang tampak santai menghad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD