Tanisha tampak santai setelah kepergian Farid ayahnya, apa lagi setelah di kirimkan uang untuk keperluan dia selama satu minggu. Senyumnya tampak mengembang bersinar, ia melambaikan tangannya ke arah ayahnya sambil menampakan gigi rapihnya. "Papanya udah gak keliatan, mau pulang sekarang?" tanya Sabda. Tanisha mengangguk mantap dengan ajakan Sabda itu. Ia menoleh ke arah Sabda dengan senyuman lebarnya. "Kita cari sarapan dulu om, dari tadi kita belum makan kalau om lupa," ucap Tanisha sambil memegang perutnya. Benar juga, sejak tadi mereka belum makan, sedangkan sekarang sudah jam 10.00 pagi menuju siang. Pantas saja perutnya terasa begitu sangat lapar, ternyata memang cacing-cacing di dalamnya belum Sabda kasih makan. "Oke makan di mana?" tanya Sabda. Tanisha nampak diam, memikirka

