55-56-57

4287 Words

POV Cinta "Suamimu ... suamimu jahat. Dia merencanakan dengan temannya." Neni tersengal. Ditepisnya kasar tanganku. Aku menggelengkan kepala sambil menatapnya tak percaya. "Maksudmu apa, Nen? Aku tahu seperti apa Mas Zain." Masih teringat jelas di ingatanku saat Mas Zain menolak ciumanku. Ia juga begitu menjaga jarak saat kami belum terikat. Jadi, aku yakin tak mungkin Mas Zain merencanakan kejahatan ini dengan temannya karena ia sudah bertaubat tak seperti yang dulu lagi. "Maksudku jelas, suamimu itu jahat!" Neni menarik selimut lebih erat ke tubuhnya lalu beranjak duduk, ia menuding pada Mas Zain yang berdiri diam di ambang pintu dengan tatap penuh kebencian. Di samping Mas Zain, Mas Yoga terus membisu. Redi melongok ke dalam dan akhirnya melangkah menjauh. Terdengar dari kejauhan ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD