Tari menghela nafasnya saat menatap jam dinding yang terpajang di sana. Ia mengulum bibirnya getir sembari terus menerus mengecek pintu. Setelah kejadian konferensi pers dan pengumuman perceraian antara Gema dan Ajeng, membuat kediaman besar itu kini sepi. Ajeng tinggal di mansion peninggalan keluarag Atmodjo. Kamarnya pun sudah kosong karena barang-barangnya telah dikemas dan di bawa ke sana. Beberapa pelayan di tangguhkan karena Tari merasa tidak terlalu membutuhkannya. Banyak lukisan-lukisan serta dekorasi telah di gantikan sesuai dengan gaya Tari sebagai nyonya pemilik sah kediaman ini sekarang. Ia pun kini tidak perlu takut keluar kamar atau ragu ke dapur karena sekarang tak ada yang perlu ia pikirkan lagi. Tapi setelah semua isi rumah di rombak abis-abisan, Tari masih belum men

