Rapat direksi para pemegang saham di yayasan Atmodjo berlangsung lebih lama dari dugaan wanita itu. Ia menghembuskan nafasnya lelah saat menyadari ia telah berhasil memimpin rapat untuk pertama kalinya. Tentu saja dibantu olh Juan sebagai sekertarisnya. Meski kejadian skandal kemarin baru saja terjadi dan cukup heboh, para dirut tidak membahas hal itu karena memperkirakan jumlah saham dan para pendukung Ajeng di sana. Ruang rapat yang luas itu perlahan kosong. Meninggalkan Ajeng dan Juan berdua di dalam sambil menunggu wanita itu yang masih asyik menyandarkan kepalanya di meja panjang itu. "Kalau ibu capek bisa istirahat di ruang kerja, ngapain di sini?" Juan yang sedang membenahi laptop setelah presentasi tadi menegur Ajeng yang terlihat hampir tertidur itu. Ajeng mengangkat kepa

