Bukan Orang Ketiga | Bab 22

1013 Words

Tari memeluk erat lengan suaminya itu saat keduanya memasuki outlet pakaian wanita. Keduanya meneliti seksama setiap baju-baju yang digantung. Beberapa pelayan menghampiri keduanya sambil menuduk sopan. "Mau saya bantu, Bu?" Tawarnya. Tari menoleh sebentar ke arah Gema. Melihat laki-laki itu mengangguk membuat Tari tersenyum sambil mengikuti pelayan itu. Tari di tuntun untuk mencoba beberapa dress yang sekiranya cocok. Sementara Gema hanya terduduk di kursi tunggu sambil sesekali mengecek kerjaan lewat handphonenya. Lalu akhirnya wanita itu muncul di depannya. Tari berputar ringan dengan memakai dress cream yang sangat cocok dengan warna kulitnya. "Menurut kamu gimana?" Gema yang terkesima itupun mengangguk. "Cocok banget." Ia tersenyum senang saat melihat raut wajah Tari yang jug

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD