Bukan Orang Ketiga | Bab 16

1032 Words

Suasana ruang tamu itu begitu mencekam. Bahkan para maid yang seharusnya bekerja malah berkumpul di dapur dan menghentikan kegiatannya dahulu. Di sebelah sana, ada Tari dan Gema yang saling merangkul dan menggenggam guna menguatkan diri. Hal yang membuat Ajeng berdecih sinis melihatnya. Dia lalu memutar-mutar cincin di jari manisnya. "Aku pikir, aku bakal jadi satu-satunya yang di pakein cincin sama Mas Gema." Ajeng memandang Tari dengan sinis. "Ternyata ada wanita ini yah Mas." Gema membalas dengan tatapan dinginnya. "Aku udah bicara soal ini kan sama kamu?" Ajeng tertawa sinis. "Kamu ajak bicara apa sih Mas? Kamu gak ada nanya pendapat aku atau minta izin. Kamu tiba-tiba ngilang buat nikahan dia!" Wanita itu menunjuk Tari yang sedari tadi mematung. "Dan kamu! Saya udah kasih ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD