53. Jangan Putus!

1262 Words

“Mas Adi, tadi apa yang Mas Adi bicarakan sama papa?” tanya Dara pada Adi yang saat ini menyetir di sampingnya. Tadi saat di rumah papanya, Dara mengungsi di dapur dan tidak bisa mendengar apa-apa. Setelah selesai Adi bicara, pria itu juga mengajaknya pulang membuat hati Dara was-was. Dara takut kalau mereka tengah beradu lagi, atau lebih parahnya lebih sengit dari sebelumnya.  “Semua baik-baik saja, Sayang. Kamu jangan khawatir, ya. Papa kamu sudah memberi kita restu,” ucap Adi mengelus puncak kepala Dara dengan telapak tangannya.  “Terimakasih,” jawab Dara.  ‘Terimakasih untuk apa?” tanya Adi memicingkan matanya.  “Terimakasih sudah mencintaiku,” jawab Dara seraya tersenyum. Adi pun ikut tersenyum.  “Aku tidak bisa memaksa pada siapa aku akan jatuh cinta, tapi Tuhan lah yang mengger

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD