GODAAN LIAR ISTRI KONTRAKKU (Cinta Butuh Alasan)Updated at Jul 20, 2026, 00:55
Briantara Naraya Wibisana 29 tahun, seorang CEO dari perusahaan warisan keluarganya membanting tumpukan kertas yang ada di mejanya. Kertas-kertas itu berisi kumpulan bukti-bukti kelakuan seorang Evana Nadia Putri, wanita berusia 24 tahun yang akan sang ayah jodohkan dengannya. Setahu Brian, anak perempuan dari keluarga Natakusuma bukan Eva saja, kenapa dia yang dijodohkan dengannya? Dan sebagai laki-laki yang waras, hati dan otaknya menolak keras memiliki istri seperti Evana. Dia itu liar, susah di atur, dan semua tindakannya tidak ada yang bisa dibenarkan apalagi membanggakan. Apa yang akan ia pamerkan nanti pada orang lain setiap menggandeng tangan Eva saat ada acara penting dengan orang lain, dan juga teman-temannya? Namun, kondisi kesehatan ayahnya yang kian menurun setiap harinya membuat Brian tak berdaya dan tidak memiliki stok rasa tega untuk menolak. Satu-satunya cara adalah menekan Eva agar menolaknya, sayangnya Eva tidak mau menolaknya. Dan jalan terakhir untuk tidak terikat dengan Eva adalah menawarkan pernikahan kontrak. Menceraikan di setelah setelah ayahnya sembuh dengan alasan yang masuk akal nantinya. "Kita akan bercerai setelah pernikahan ini aku rasa cukup, waktunya belum bisa saya tentukan. Jangan tanyakan apa alasannya, karena bahkan laki-laki terburuk di dunia ini pun menginginkan seorang istri dan ibu yang baik bagi anak-anaknya, bukan perempuan nakal, liar, dengan segudang prestasi buruk sepertimu. Satu lagi, kita tidak akan berhubungan suami istri selama menikah. Aku tidak sudi menyentuhmu."Evana menatap laki-laki sombong yang ada di depannya. Tampan sih tampan, tapi mulutnya tajam sekali, ingin rasanya dia gosok pakai cabai. "Apa kamu yakin tidak akan tergoda dan jatuh cinta dengan keseksian tubuhku ini?" Brian mendecih setelah melirik tiga kancing baju bagian atas Evana yang terbuka dan memperlihatkan sesuatu yang mungkin akan menggoda matanya jika itu bukan milik Evana. "Cinta juga butuh alasan, Evana. Kamu terlalu lacur dan kotor untukku yang menghindari pergaulan bebas dan meniduri wanita tanpa perasaan cinta."Kata-kata Brian membuat Eva terkejut, tahu apa dia tentang hidupnya? Ia memang hidup bebas di jalanan dengan banyak teman laki-laki. Tapi apa Brian pernah melihatnya sedang telanjang dan digilir laki-laki sampai bisa berucap seperti itu? Apa yang diucapkan Brian memang menyakitkan, tapi itu tidak cukup membuat mental Eva hancur, ia justru tertantang dengan kesombongan calon suami kontraknya itu. Benarkah dia tidak akan tergoda dengan tubuh hinanya? Benarkah dia bisa tidak menyentuhnya dengan alasan tidak cinta? Apa Brian tidak akan tergoda jika melihat tubuh telanjangnya? Siapa yang akan kalah di sini? Brian dan hasrat dewasanya atau Eva yang akan pergi tanpa bisa meluluhkan suami sombongnya? Dan apakah Brian akan tetap memandang Eva dengan pandangan yang sama setelah tahu rahasia dibalik kelakuan liar dan nakalnya? Dan sayangnya Brian mengetahui itu sedikit terlambat yaitu setelah perceraian terjadi.