Anindya membangun rumah tangga dengan cinta dan kepercayaan.
Ia bekerja keras, menafkahi, dan mengangkat karier suaminya,Fahri.
Namun di balik pernikahan yang tampak sempurna, Fahri memilih berselingkuh.
Anindya tidak menangis.
Ia tidak memohon.
Ia memilih satu keputusan yang mengubah segalanya:
Menceraikan suaminya.
Saat Fahri menolak melepaskan dan ketika perempuan ketiga itu merasa menang, Anindya mulai menarik kembali semua yang pernah ia berikan,karier, status, dan masa depan Fahri.
Ini bukan kisah perempuan terluka.
Ini kisah perempuan yang berhenti bersikap baik.
Karena bagi Anindya,
suami yang mengkhianati cinta hanya pantas satu hal:
Diceraikan.
“Aku butuh seorang istri. Kau butuh uang. Kita cocok.”
Dion Wijaya—CEO dingin pewaris keluarga paling berpengaruh,menawarkan satu kontrak yang akan mengubah hidup Asila.
Satu tahun pernikahan.
Satu miliar rupiah.
Tanpa cinta.
Namun menjadi istri Dion ternyata jauh lebih berbahaya dari yang ia bayangkan.
Ibu mertua yang membencinya.
Mantan kekasih Dion yang terobsesi merebut kembali posisinya.
Dan rahasia masa lalu Asila yang perlahan mulai terkuak.
Semua orang menganggap Asila hanyalah wanita miskin yang menikah demi uang.
Sampai suatu hari kebenaran tentang dirinya terungkap…
Dan saat itu terjadi, Dion Wijaya mulai menyadari satu hal yang menakutkan,
istrinya yang hanya kontrak itu… mungkin adalah satu-satunya wanita yang tak bisa ia lepaskan.