Saat Bibirmu MeyentuhkuDiperbarui pada Jun 12, 2026, 04:29
Warnig Area 🔞🔞🔞
______________________
Maila Adhirani bukanlah wanita yang akan diam saja saat hatinya dihancurkan. Dikhianati oleh kekasihnya yang berselingkuh dengan seorang wanita yang jauh lebih tua—wanita yang kerap dianggap sebagai sosok "ibu kedua" dalam lingkaran pergaulan mereka—Maila berjanji akan membalas dendam dengan cara yang paling menyakitkan bagi mereka berdua. Sasaran balas dendamnya bukan lagi mantan kekasihnya, melainkan satu-satunya orang yang paling berharga bagi wanita itu: putra kandungnya sendiri, Aldino Ganntara. Aldino adalah sosok pria sempurna, dingin, berwibawa, dan dihormati banyak orang. Ia tidak pernah tersentuh oleh godaan wanita mana pun, hingga Maila hadir dan mengubah seluruh dunianya. Awalnya hanya berniat menjatuhkan harga diri ibu Aldino lewat anaknya, Maila menjalankan rencananya dengan berani: mendekat, mengikat, dan menaklukkan. Ketika cara halus tak mempan, ia beralih ke cara kasar dan tak terduga. Malam itu, di dalam kamar mewah berbiaya puluhan juta rupiah, Maila memaksakan kehendaknya—menekan tubuh Aldino ke atas kasur, menyuapkan anggur merah yang telah dicampur ramuan khusus dari mulut ke mulut, dan membuat pria itu tak berdaya di bawah kekuasaannya. Satu malam kebersamaan yang meledakkan segala batas mengubah segalanya. Aldino bangun dengan perasaan marah luar biasa, merasa telah dipermalukan dan dimanfaatkan. Ia berniat memecat Maila dari kantornya dan membuang wanita itu jauh-jauh, namun rencananya terbalik sepenuhnya saat Maila mengancam dengan bukti foto-foto intim mereka. Dengan tegas dan penuh tantangan, Maila memerintahkannya untuk menanggalkan segala pakaian dan menunggunya di atas ranjang—posisi yang sama persis saat mereka pertama kali terlibat dalam hubungan terlarang itu. Aldino tak punya pilihan selain menurut. Kali pertama ia terjebak karena tipuan obat, kali kedua karena terdesak ancaman, namun untuk ketiga kalinya... benarkah itu masih sekadar paksaan? Di antara dendam, amarah, dan rasa benci yang saling berbalut.